full screen background image

IMIGRASI TERNATE LAKSANAKAN OPERASI” JAGRATARA” DALAM RANGKA MENYAMBUT NATARU DAN PEMILU TAHUN 2024

*IMIGRASI TERNATE BERHASIL MELAKUKAN MITIGASI RESIKO PEMILU 2024 MELALUI OPERASI JAGRATARA DALAM PENGAWASAN ORANG ASING BERSAMA KPU KOTA TERNATE*

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate melaksanakan operasi JAGRATARA sebagai pengawasan orang asing dalam rangka pengamanan Natal 2023 & Tahun Baru 2024 (Nataru 2023/2024) serta Pemilihan Umum (Pemilu) & Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate, Putut Sukoco Nusantoro, menyampaikan kegiatan Operasi JAGRATARA ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran baik di bidang keimigrasian maupun bidang hukum lainnya melalui pemantauan kondisi dan keadaan stabilitas keamanan serta ketertiban di wilayah Kota Ternate bagi orang asing terutama pemegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) dan Izin Tinggal Tetap (ITAP) Perkawinan Campur/Keluarga serta berkordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Ternate, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate dan Kantor Kelurahan setempat sebagai bentuk mitigasi resiko terhadap data Orang Asing yang masuk kedalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024.

“Operasi Keimigrasian ini berdasarkan Surat Edaran Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Direktorat Jenderal Imigrasi No. IMI.5-GR.03.06-538 tgl 19 Desember 2023, tentang Pelaksanaan Operasi “JAGRATARA” Pengawasan Orang Asing. Kegiatan diselenggarakan serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian se-Indonesia yang dikendalikan oleh Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, dari 27 hingga 28 Desember 2023,” sebutnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, petugas telah melakukan pengawasan terbuka di Bandara Sultan Hababullah dan tempat penginapan hotel. Selama operasi, petugas imigrasi melakukan pemeriksaan dokumen keimigrasian, termasuk paspor dan izin tinggal, serta memastikan bahwa orang asing yang berada di wilayah tersebut memiliki tujuan yang jelas dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, petugas juga melakukan pendataan terhadap 3 WNA pemegang ITAS dan 2 WNA pemegang ITAP.

Kemudian, Petugas menemukan adanya 1 WN Rumania yang masuk ke dalam DPT Pemilu 2024 saat melakukan kordinasi dan pengecekan data DPT yang berada di Kelurahan Salahuddin. Saat dikroscek, identitas salah satu DPT tersebut merupakan orang asing berkewarganegaraan Rumania yang terdata sebagai pemilik Izin Tinggal Tetap (ITAP) dan memiliki KTP Warga Negara Asing.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate, Risal Madjojo, menjelaskan bahwa petugas imigrasi setelah menemukan hal tersebut segera berkordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate dan langsung ditindaklanjuti dengan cepat oleh pihak KPU.

Disampaikan oleh pihak KPU Kota Ternate, bahwa terdapatnya satu orang asing yang masuk ke DPT Pemilu merupakan kekeliruan petugas Pantarlih pada saat pencocokan dan penelitian di lapangan bahwa orang asing tersebut sebelumnya tidak ada di Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (PD4) lalu dimasukan ke dalam Pemilih Baru dengan tidak memperhatikan status kewarganegaraan pada e-KTP Asing yang bersangkutan.

Kemudian KPU Kota Ternate mengeluarkan Surat No. 183/PL.01.2-SD/8271/2023 untuk menindaklanjuti atas temuan dari pihak imigrasi sesuai dengan prosedur dan menyatakan akan mengupayakan untuk tidak mengikut sertakan orang asing tersebut pada saat hari pelaksanaan Pemungutan Suara Pemilu 2024.

Sementara Kasi Inteldakim Imigrasi Ternate, Risal Madjojo menegaskan, hasil kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara Imigrasi dengan lintas intansi terkait, untuk mengantisipasi secara bersama dan penuh kehati-hatian terhadap adanya kemungkinan kekeliruan dalam persiapan pelaksanaan Pemilu 2024.

Pihak KPU Kota Ternate menyampaikan apresiasi atas inisiasi pelaksanaan Operasi JAGRATARA yang dilakukan pihak Imigrasi Ternate terhadap perhatian penuh dan kerjasama yang baik dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan dikarenakan pentingnya pengawasan bersama terhadap orang asing untuk menjaga integritas Pemilu 2024 dengan memastikan tidak ada data orang asing yang ikut serta dalam proses pelaksanaan pemilihan umum 2024.