full screen background image

Menyalahgunakan Visa, 4 WNA asal China di deportasi Imigrasi Kediri

Merdeka.com – Menyalahgunakan visa, empat dari 20 orang warga negara China yang bekerja pada proyek pembangunan tol Kertosono – Solo terancam dideportasi kantor Imigrasi Kediri, Kamis (4/2). Deportasi dilakukan karena mereka menyalahgunakan visa kedatangan untuk bekerja di Indonesia.
Keempat warga itu adalah Wang Yaoping, Ren Yulfi, Wang Helin dan Yang Zhenbo. Kepala Kantor Imigrasi Kediri, Tri Sasongko mengatakan, semula ada 20 orang warga China yang diamankan karena permasalahan visa, “Tetapi setelah diselidiki akhirnya hanya empat orang yang dipastikan akan dideportasi pada Sabtu 6 Februari mendatang. Keempatnya melanggar Undang-Undang Keimigrasian pasal 122 huruf a UU Nomor 6/2011,” kata Tri Sasongko.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kantor Imigrasi, para WNA yang terancam dideportasi ini telah tinggal di Indonesia selama satu minggu hingga satu bulan.

Sementara menurut Publik Relation China Road Bridge Corporation (CRBC), Sri Wahyuni menjelaskan, selaku rekanan pelaksana proyek, keempat WNA tersebut datang ke Indonesia hanya ingin mengetahui lokasi kerjaannya dan belum mulai bekerja.

Empat WNA asal China ditangkap petugas dalam operasi warga negara asing yang dilakukan di proyek tol Kertosono-Solo. Dalam operasi tersebut petugas juga menemukan 16 visa kadaluarsa milik WNA asal China lainnya. Namun saat ini pihak proyek telah memastikan
16 visa tersebut masih dalam proses perpanjangan.

(sumber berita-merdeka.com)