
Ternate, 11 Juni 2026 – Deputi Bidang Koordinasi KeImigrasian dan Pemasyarakatan melaksanakan kegiatan sharing session bersama jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi di Provinsi Maluku Utara. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku Utara, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo, beserta para pejabat struktural dan pegawai di lingkungan keimigrasian.
Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antarjajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian yang semakin dinamis. Dalam suasana yang interaktif, seluruh pegawai memperoleh kesempatan untuk berdiskusi secara langsung mengenai berbagai isu strategis, tantangan pelaksanaan tugas, serta upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Deputi Bidang Koordinasi KeImigrasian dan Pemasyarakatan menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Seluruh jajaran diharapkan mampu memberikan pelayanan publik yang prima, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sekaligus tetap menjaga aspek pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian secara optimal.
Selain itu, Deputi juga mengingatkan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan kolaborasi antarunit kerja, serta pemanfaatan inovasi dalam mendukung efektivitas dan efisiensi layanan keimigrasian. Hal tersebut dinilai penting untuk menjawab tantangan organisasi sekaligus mendukung agenda reformasi birokrasi yang berkelanjutan.

Kegiatan sharing session berlangsung dengan penuh antusiasme dan menjadi wadah bagi para pegawai untuk bertukar pengalaman, menyampaikan masukan, serta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah kebijakan dan prioritas organisasi ke depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran keimigrasian di Maluku Utara semakin solid dalam menjalankan tugas dan fungsi, serta terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


