Ternate — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap Kelurahan Binaan Imigrasi di Kelurahan Stadion dan Kelurahan Gamalama, Kota Ternate, Rabu 6 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan program pembinaan masyarakat dalam bidang keimigrasian.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ternate, Akhmad Harry Lesmana, bersama jajaran, termasuk Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Abdillah Syafiuddin serta tim Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA).

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kantor Kelurahan Stadion yang berlokasi di Jalan Jakup Mansur. Kedatangan tim disambut oleh Lurah Stadion, Nurlaila Hadi. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi menyampaikan apresiasi atas dukungan Kelurahan Stadion dalam pelaksanaan program Kelurahan Binaan Imigrasi.
Pihak Kelurahan Stadion menyambut baik program tersebut dan menyatakan kesiapan untuk melibatkan PIMPASA dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, khususnya yang menghadirkan warga secara langsung. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan sertifikat Kelurahan Binaan Imigrasi sebagai bentuk penguatan kerja sama.

Selanjutnya, tim melanjutkan kunjungan ke Kantor Kelurahan Gamalama di Jalan Sultan Iskandar Muhammad Djabir Sjah. Tim disambut oleh Lurah Gamalama, Mochtar Umasangadji, bersama Sekretaris Lurah, Zainuddin Muntaha.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi kembali menyampaikan apresiasi atas respon positif Kelurahan Gamalama terhadap pembentukan Kelurahan Binaan Imigrasi. Ia juga mengimbau agar setiap permasalahan atau pertanyaan terkait keimigrasian di wilayah tersebut dapat segera dikoordinasikan dengan petugas PIMPASA.
Lurah Gamalama menyatakan dukungannya terhadap program tersebut dan berkomitmen untuk melibatkan PIMPASA dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, guna meningkatkan pemahaman warga terkait keimigrasian. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sertifikat Kelurahan Binaan Imigrasi kepada pihak kelurahan.
Secara keseluruhan, kegiatan monitoring dan evaluasi ini berjalan dengan lancar tanpa kendala. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Imigrasi dan pemerintah kelurahan semakin kuat dalam memberikan edukasi serta pengawasan keimigrasian di tingkat masyarakat.



